SETIAP KAMPUNG MENYIMPAN KEHIDUPAN

Kampung bukan sekadar tempat tinggal.

Di sanalah sapaan pertama terdengar setiap pagi. Anak-anak tumbuh, tetangga saling menjaga, dan cerita diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Ilustrasi kampung dengan rumah, lingkungan hijau, dan figur masyarakat ILUSTRASI · Kampung sebagai ruang hidup bersama warganya.

Ketika kampung dirawat, kehidupan ikut terjaga.

01 / KAMPUNG DAN KEHIDUPAN

Setiap gang punya cerita. Setiap rumah punya harapan.

Namun, tidak semua cerita tumbuh dalam keadaan yang sama.

Di balik rumah-rumah yang berdiri rapat dan gang-gang yang penuh kehidupan, masih ada lingkungan yang berhadapan dengan persoalan air bersih, sanitasi, sampah, hunian, dan ruang hidup yang terbatas.

Sebuah kawasan kerap disebut “kumuh” hanya dari apa yang terlihat. Padahal, di dalamnya tetap hidup kebersamaan, pengetahuan lokal, serta harapan warga untuk masa depan yang lebih baik.

Mereka bukan sekadar angka.
Mereka adalah kita.
02 / DARI KEYAKINAN MENJADI GERAKAN

Menata kampung tidak cukup hanya dengan membangun.

Perubahan perlu tumbuh bersama warga, memahami cerita yang telah ada, dan menjaga nilai-nilai yang membuat sebuah kampung tetap hidup.

Logo KaTaKu ASRI
INILAH KATAKU ASRI

Gerakan Kampung Tanpa Kumuh—Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Sebuah gerakan kolaboratif yang mempertemukan warga, pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pihak untuk menata lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan.

Bukan sekadar mengubah wajah kampung, tetapi menumbuhkan kepedulian agar perubahan dapat dijaga dan dilanjutkan bersama.

03 / EMPAT JANJI

ASRI bukan sekadar suasana.
Ia adalah janji untuk setiap kampung.

A

Aman

Rumah kokoh, kepastian bermukim, dan lingkungan yang siap menghadapi risiko.

S

Sehat

Air bersih, sanitasi layak, drainase lancar, dan anak-anak yang tumbuh sehat.

R

Resik

Sampah dikelola sejak dari sumber dan kebersihan menjadi kebiasaan bersama.

I

Indah

Gang yang hijau, ruang bermain yang hidup, dan wajah kampung yang membanggakan.

04 / MANIFESTO GERAKAN
Setiap keluarga berhak hidup di lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.
Setiap kampung punya potensi untuk ditata tanpa kehilangan jiwanya.
Setiap warga adalah subjek perubahan—bukan objek pembangunan.

Dari kampung, untuk Indonesia.

05 / ARAH YANG KITA TUJU

Kampung bermartabat yang tumbuh bersama warganya.

Rumusan visi dan misi berikut merupakan rancangan awal yang diturunkan dari manifesto dan prinsip gerakan.

VISI

Terwujudnya kampung-kampung Indonesia yang aman, sehat, resik, indah, bermartabat, dan berkelanjutan melalui gerakan kolaboratif berbasis warga.

MISI
  1. Menempatkan warga sebagai pelaku utama perubahan.
  2. Menangani kampung secara terpadu dan berbasis kawasan.
  3. Menghubungkan pengetahuan, sumber daya, dan peran lintas sektor.
  4. Menjaga hasil penataan agar terus hidup dan berkelanjutan.
  5. Mengangkat cerita untuk menggugah kepedulian dan tindakan.
06 / KOMPAS GERAKAN

Tujuh prinsip yang menjaga setiap langkah tetap pada arahnya.

01

Berbasis Warga

Warga adalah penulis cerita, bukan pelengkap.

02

Terpadu

Rumah adalah bagian dari ekosistem yang lebih luas.

03

Berbasis Kawasan

Bukan hanya satu rumah, tetapi seluruh kampung.

04

Berkelanjutan

Yang telah ditata harus terus dijaga bersama.

05

Inklusif

Perempuan, anak, lansia, dan kelompok rentan punya ruang.

06

Kolaboratif

Pemerintah mengorkestrasi, semua ikut memainkan peran.

07

Story-Driven

Data meyakinkan kepala, cerita menggerakkan hati.

07 / BAGAIMANA KITA BERGERAK?

Satu gerakan. Tiga energi yang saling menyambung.

Gerakan berjalan sepanjang tahun. Bukan satu acara, melainkan perjalanan yang menghubungkan cerita, komitmen, dan kerja nyata.

01

Mengangkat

Membawa isu, cerita, dan potensi kampung ke ruang publik.

02

Menggugah

Mempertemukan data, kebijakan, pengalaman warga, dan komitmen.

03

Menggerakkan

Mengubah perhatian menjadi kerja nyata yang terus dijaga.

SETIAP CERITA BERGERAK MELALUI LIMA LANGKAH

01

Melihat

Kita datang, mendengar cerita, dan melihat kondisi kampung apa adanya.

02

Memahami

Kita mengenali kebutuhan yang benar-benar dirasakan warga setiap hari.

03

Percaya

Kita membangun keyakinan bahwa perubahan memang bisa dilakukan.

04

Berkomitmen

Setiap pihak membawa peran dan kekuatannya untuk tujuan yang sama.

05

Bergerak

Rencana diwujudkan menjadi langkah nyata, lalu dijaga bersama.

08 / SIAPA YANG BERGERAK?

Tidak ada satu pihak yang mampu menata kampung sendirian.

Pemerintah mengorkestrasi. Warga menentukan arah. Kampus membawa pengetahuan. Komunitas mendampingi. Dunia usaha dan mitra pembangunan memperkuat solusi. Media dan generasi muda menjaga percakapan tetap hidup.

WargaPemerintahKomunitasKampusDunia UsahaMitraMediaGenerasi Muda

Bergerak Bersama

09 / GERAKAN DALAM AKSI

Dari gagasan menuju perubahan yang dapat dilihat.

Ruang ini menjadi rumah bagi kabar kegiatan, cerita warga, perkembangan lokasi pilot, dan kolaborasi yang sedang berjalan.

Kawasan pesisir Tanjung Kait, TangerangDOKUMENTASI / ILUSTRASI KONTEKS · Kampung nelayan Tanjung Kait, Tangerang.
PILOT DEMONSTRASI · LOKASI PRIORITAS

Kampung Nelayan Tanjung Kait

Satu perubahan nyata untuk membuka jalan berikutnya. Pilot demonstrasi memperlihatkan hasil yang bisa dilihat, dipelajari, dan dikembangkan di lokasi lain.

Baca arah gerakan →
GENERASI MUDA

Kampus untuk Kampung

Ide muda untuk masa depan kampung Indonesia.

CERITA WARGA

Suara dari Dalam

Perubahan dimulai dari cerita yang didengar.

10 / MARI BERGERAK BERSAMA

Kampung yang kita tata adalah kehidupan yang kita jaga.

Perubahan dapat dimulai dari hal yang dekat: mendengar warga, menjaga lingkungan, berbagi pengetahuan, atau menghadirkan dukungan yang benar-benar dibutuhkan.

Dimulai dari hal kecil. Dilakukan bersama. Dijaga agar terus tumbuh.

Kembali ke awal ↑